1. Jangan bayangkan KL sentral terintegrasi dengan semua LRT-MRT-Monorail-ERL-Komuter dan kawan2nya (sumpah saya ga bisa bedain dari namanya karena everything looks the same for me!).. Angkutan di Kuala Lumpur belum terintegrasi seperti di Singapura. Tampaknya ini karena angkutan di Malaysia dimiliki swasta.
Jadi loketnya, kartunya, stasiunnya, jenis bus dan keretanya biasa tergantung dari operator angkutan itu.. Saran saya buwat kita2 yang ga tinggal lama di Kuala Lumpur cukup beli tiket per sekali jalan aja.
2. KL sentral dan stasiun Monorail (yg berenti di bukit bintang) itu jauh! Around 15 minutes walking (apalagee lagee ada proyek bangunan di depan KLr sentral sekarang yg bikin kita harus muter) jadi yang bawa koper siap2 ajah untuk diliatin orang.. Hihihihiihihihi..
3. Bus2 di malaysia banyak yang bentuknya ga kalah mengerikan dengan bus2 di jakarta. So, be prepared!
4. KL Sentral - KLCC - LCCT - KLIA
Banyak orang bertanya2 apa sih 4 istilag diatas?? Apakah sama ajah?? Saya coba bantu jelaskan ya..
KL Sentral : seperti namanya, KL Sentral merupakan sentral (alias pusat) ketemuan para LRT, MRT, Komuter, Monorail dan kereta2 lainnya.. Bentuknya gede banged kaya mal, dan ada counter Air Asia dengan antrian yang panjang disini.
KLCC : Kuala Lumpur Convention Center ini merupakan kawasan dimana terdapat petronas. Ada tamannya, ada mall-nya (biasa disebut Suria KLCC mall). Spotnya bagus untuk poto2..
LCCT : merupakan singkatan dari Low Cost Carrier Terminal. Kalo di translate dari nama, intinya sih bandara untuk penerbangan budget. (Seperti T3 di Soekarno Hatta dan Budget Terminal di Changi) walau dibilang low cost, tapi bandara ini cukup besar dengan berbagai restoran yang bervariasi.
KLIA : ini dia versi mewahnya dari LCCT, Kuala Lumpur International Airport. Kalo di jakarta ya selevel sama terminal 2 soeta de.
5. Daisho di KL lebih murah daripada di jakarta. Cukup MYR 5 saja (atau 15ribu rupiah saat di jakarta sama dengan 22ribu). Tapi bahkan lebih murah di Singapore sih (baru buka at ION) cukup SGD 2 yang artinya 14ribu perak.
6. Kalo ga penting2 amat, ga usah beli no hp lokal. Secara mahal banged boooo! Fasilitas wifi dimana2 kok. Jadi kalo mau wifi gampang aja. Selain itu ada wireless at KL juga yang bisa diakses gratis di tempat2 terkenal, just like at singapore. (Kapan yah indonesia punya city hotspot juga?? Hihihiihi..) Anyway, di LCCT juga ada fasilitas wifi gratis selama 2 jam. Cukup lah sambil nunggu pesawat take off..
Sekian dulu yang kepikiran..
Hihihihihiihihi.. Will update u kalau tiba2 ada yang terlintas di kepala..
No comments:
Post a Comment